Mengenal Penyakit yang Tidak Dicover oleh BPJS Kesehatan


BPJS Kesehatan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan) merupakan program yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia untuk memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Meskipun BPJS Kesehatan menawarkan berbagai manfaat, terdapat beberapa penyakit atau kondisi kesehatan yang tidak dicover oleh program ini. Memahami penyakit-penyakit tersebut sangat penting agar kita bisa lebih bijak dalam mencari pertolongan medis dan perencanaan keuangan.

Penyakit Kanker Tertentu

Salah satu golongan penyakit yang sering menjadi perhatian adalah kanker. Meskipun BPJS Kesehatan memberikan cakupan untuk beberapa jenis pengobatan kanker seperti kemoterapi dan radioterapi, ada beberapa jenis kanker tertentu yang mungkin tidak sepenuhnya dicover. Misalnya, beberapa pengobatan eksperimental atau terapi imun yang baru sedang dalam tahap penelitian bisa jadi tidak terdaftar dalam program. Oleh karena itu, penting untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan pihak BPJS mengenai jenis pengobatan yang diperlukan.

Penyakit Jiwa

Penyakit jiwa atau gangguan mental juga termasuk dalam kategori yang sering kali kurang mendapat perhatian dalam cakupan BPJS Kesehatan. Meskipun terdapat dukungan untuk pengobatan dasar, beberapa terapi psikologis atau rehabilitasi jangka panjang mungkin tidak sepenuhnya ditanggung. Ini sangat disayangkan mengingat pentingnya kesehatan mental dalam kesejahteraan individu. Berdasarkan survei, orang-orang dengan masalah mental seringkali menghadapi kesulitan akses dalam mendapatkan perawatan yang memadai.

Penyakit Katastropik dengan Komplikasi Berat

Penyakit katastropik, seperti stroke atau infark miokard, yang disertai dengan komplikasi berat dapat menghadapi kendala dalam penjaminan. Kadang-kadang, prosedur atau perawatan lanjutan yang diperlukan untuk mengatasi komplikasi tersebut tidak dicover sepenuhnya oleh BPJS. Dalam banyak kasus, kedua jenis penyakit ini membutuhkan perawatan jangka panjang yang memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Transplantasi Organ

Transplantasi organ adalah salah satu prosedur medis kompleks yang sering kali memerlukan biaya yang sangat mahal. Meskipun BPJS Kesehatan mencakup beberapa layanan terkait transplantasi, ada batasan yang ketat mengenai jenis organ, rumah sakit, dan kompetensi dokter yang dapat melakukan prosedur ini. Banyak pasien terkadang terpaksa menanggung biaya di luar jaminan, terutama untuk prosedur purna transplant.

Penyakit Genetik

Beberapa penyakit genetik juga tidak mendapatkan cakupan yang memadai dari BPJS Kesehatan. Penyakit-penyakit seperti Fibrosis Kistik atau Duchenne Muscular Dystrophy sering kali memerlukan perawatan jangka panjang yang mahal dan berkelanjutan. Sumber daya yang terbatas dan kurangnya pemahaman tentang penyakit ini sering menyulitkan pasien dalam mendapatkan perawatan yang tepat dan berkelanjutan.

Pengobatan Alternatif

Pengobatan alternatif seperti akupunktur, pengobatan herbal, atau terapi fisik non-tradisional sering kali tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Meski beberapa orang melaporkan manfaat dari metode ini, kurangnya scientific evidence membuatnya tidak masuk dalam daftar layanan yang dicover. Ini bisa menjadi dilema bagi pasien yang mencari metode pengobatan yang lebih natural.

Kosmetik dan Estetika

BPJS Kesehatan tidak akan menanggung biaya untuk prosedur yang bersifat kosmetik atau estetika. Operasi plastik yang tidak berhubungan dengan kondisi medis darurat atau penyembuhan tidak akan dicover. Hal ini berarti jika Anda ingin melakukan prosedur seperti liposuction atau rhinoplasty untuk alasan estetika, Anda harus menyiapkan anggaran di luar pelayanan BPJS.

Penyakit Menular Tertentu

Walaupun BPJS Kesehatan memberikan perlindungan untuk penyakit menular seperti HIV/AIDS dan tuberkulosis, ada beberapa kondisi menular yang mungkin tidak sepenuhnya dicover. Misalnya, pengobatan spesifik untuk penyakit tropis atau penyakit menular langka mungkin tidak termasuk dalam daftar layanan yang disediakan oleh BPJS.

Jumbo Coverage

Terlebih lagi, ada istilah "jumbo coverage" dalam layanan kesehatan swasta yang tidak bisa diakses melalui BPJS. Jika Anda mencari perawatan premium atau layanan kesehatan di rumah sakit swasta terbaik, Anda mungkin harus mempertimbangkan untuk membeli asuransi kesehatan swasta tambahan, karena BPJS memiliki batasan tertentu dalam hal biaya dan jenis layanan.

Dengan memahami jenis-jenis penyakit yang tidak dicover oleh BPJS Kesehatan, Anda bisa lebih baik merencanakan rencana kesehatan Anda. Apabila menghadapi diagnosis serius atau penyakit kronis, konsultasikan dengan tenaga medis dan perwakilan BPJS untuk mendapatkan solusi terbaik yang sesuai dengan kondisi Anda. Mampu mengenali pro dan kontra dari sistem jaminan kesehatan yang ada, dapat memberikan wawasan yang lebih luas mengenai pilihan pengobatan dan perawatan kesehatan yang tersedia.